Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apakah Rasulullah pernah melakukan ruqyah?

ilustrasi Ruqyah. Sumber : Unplash

Ruqyah Salah satu solusi masalah kesehatan

Rasulullah SAW adalah seorang nabi yang diutus oleh Allah SWT untuk membimbing umat manusia ke jalan yang benar dan mengajarkan ajaran-ajaran Islam. Sejak zaman dahulu hingga sekarang, banyak orang yang mengalami masalah kesehatan mental dan fisik, termasuk gangguan jin, sihir, dan penyakit-penyakit lainnya.


Ruqyah adalah salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut dengan cara membaca ayat-ayat suci Al-Quran dan menggunakan doa-doa khusus yang dipercaya dapat mengobati penyakit dan menghilangkan gangguan jin.

Ruqyah di Zaman Nabi

Menurut beberapa sumber, Rasulullah SAW sendiri pernah melakukan ruqyah terhadap beberapa sahabat yang menderita penyakit atau gangguan jin. Misalnya, ada sahabat bernama Abdullah bin Mas'ud yang terkena sihir dan mengalami gejala-gejala aneh seperti merasa tidak nyaman, mual-mual, dan merasa tidak tenang. Rasulullah SAW kemudian membacakan beberapa ayat suci Al-Quran di atasnya dan memohon kepada Allah SWT untuk menyembuhkannya. Setelah itu, Abdullah bin Mas'ud merasa lebih baik dan terbebas dari gangguan tersebut.


Selain itu, ada juga sahabat bernama Anas bin Malik yang mengalami sakit kepala yang sangat hebat. Rasulullah SAW kemudian membacakan beberapa ayat suci Al-Quran di atas kepalanya dan memohon kepada Allah SWT untuk menyembuhkannya. Setelah itu, Anas bin Malik pun merasa lebih baik dan terbebas dari sakit kepalanya.


Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan ruqyah terhadap beberapa sahabat yang menderita penyakit atau gangguan jin. Ruqyah merupakan salah satu cara yang diakui dalam Islam untuk mengatasi masalah kesehatan mental dan fisik, dan dilakukan dengan keyakinan dan harapan bahwa hanya Allah SWT yang dapat menyembuhkan seseorang. Namun, jangan lupa bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan izin dan taufiq dari Allah SWT, dan tidak boleh mengandalkan ruqyah sebagai satu-satunya solusi untuk menyembuhkan segala masalah kesehatan.


Selain itu, ada beberapa hadis yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW juga pernah melakukan ruqyah terhadap orang-orang yang datang kepadanya untuk meminta pertolongan. Misalnya, ada seorang wanita yang datang kepada Rasulullah SAW dengan membawa anaknya yang sedang sakit. Rasulullah SAW kemudian membacakan beberapa ayat suci Al-Quran di atas anak tersebut dan memohon kepada Allah SWT untuk menyembuhkannya. Setelah itu, anak tersebut pun merasa lebih baik dan terbebas dari penyakitnya.

Syarat seseorang bisa ruqyah

Ruqyah juga merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan oleh setiap orang, tidak hanya oleh Rasulullah SAW atau orang-orang yang terpilih saja. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh orang yang akan melakukan ruqyah, seperti:


  1. Memiliki ilmu yang cukup tentang cara melakukan ruqyah yang benar, agar tidak terjadi kesalahan atau kekeliruan dalam prosesnya.

  2. Memiliki keimanan yang kuat dan tidak meragukan kekuatan Allah SWT dalam menyembuhkan penyakit.

  3. Menghindari praktik-praktik yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, seperti meminta pertolongan kepada jin atau menggunakan sihir untuk mengobati penyakit.

  4. Memahami bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan izin dan taufiq dari Allah SWT, sehingga tidak boleh merasa yakin bahwa ruqyah akan selalu berhasil menyembuhkan penyakit.

Akhirnya, kembalikan kepada Allah

Dengan demikian, ruqyah merupakan salah satu cara yang diakui dalam Islam untuk mengatasi masalah kesehatan mental dan fisik, dan dapat dilakukan oleh siapa saja yang memenuhi syarat-syarat tersebut. Namun, jangan lupa bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan izin dan taufiq dari Allah SWT, dan tidak boleh mengandalkan ruqyah sebagai satu-satunya solusi untuk menyembuhkan segala masalah kesehatan. Itu saja artikel dari https://imam-syahrobani.blogspot.com/. Semoga bermanfaat.


_Imam Syahrobani


Post a Comment for " Apakah Rasulullah pernah melakukan ruqyah?"